Sukajaya – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Desa Sukajaya 2026 turut berpartisipasi dalam kegiatan panen padi bersama para petani di Kampung Sirnagalih RT 02 pada Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa KKN-T bersama masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap sektor pertanian sekaligus mempererat hubungan dengan warga desa.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai proses panen padi serta meningkatkan rasa kebersamaan dan semangat gotong royong dengan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami potensi pertanian yang menjadi salah satu mata pencaharian utama masyarakat Desa Sukajaya.
Dalam kesempatan tersebut, para petani menyambut baik keikutsertaan mahasiswa KKN-T INAIS dalam proses panen. Kehadiran mahasiswa dinilai mampu menambah semangat serta mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. “Kami merasa senang atas kehadiran mahasiswa KKN-T yang ikut membantu kegiatan panen. Semoga pengalaman ini menjadi pembelajaran yang bermanfaat bagi mahasiswa dan hubungan baik ini terus terjalin,” ujar salah satu petani di RT 02.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan panen, dilanjutkan dengan proses panen padi secara bersama-sama, diskusi singkat mengenai teknik budidaya padi dan kondisi pertanian di Desa Sukajaya, serta diakhiri dengan kebersamaan bersama para petani.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman baru di bidang pertanian, tetapi juga semakin memahami pentingnya peran petani dalam menjaga ketahanan pangan serta nilai gotong royong yang masih terpelihara di tengah masyarakat Desa Sukajaya.
Kegiatan berakhir pada pukul 13.00 WIB dengan harapan terjalinnya hubungan yang semakin erat antara mahasiswa KKN-T INAIS Desa Sukajaya dan masyarakat Desa Sukajaya serta tumbuhnya kepedulian generasi muda terhadap sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian desa.






