BOGOR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor Kelompok 3 melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke MI Nurul Huda 02 di Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi dengan pihak sekolah sekaligus memperkuat pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.
Kunjungan tersebut bertujuan menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pihak sekolah, khususnya terkait pelaksanaan program pendidikan berupa pendampingan kegiatan ekstrakurikuler Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Selain itu, pertemuan dimanfaatkan untuk memperkenalkan program kerja KKN-T serta menyerap masukan guna mendukung pelaksanaan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Tidak hanya berfokus pada sektor pendidikan, tim KKN-T INAIS Kelompok 3 juga melaksanakan pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan. Pendataan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memetakan potensi usaha masyarakat sehingga dapat menjadi dasar penyusunan program pemberdayaan ekonomi, seperti pendampingan legalitas usaha, digitalisasi pemasaran, dan penguatan kapasitas pelaku UMKM.
Koordinator KKN-T INAIS Kelompok 3 menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan program pengabdian.
“Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk membangun kemitraan yang erat dengan pihak sekolah dan masyarakat. Kami berharap seluruh program KKN-T dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat potensi ekonomi masyarakat Desa Kiarasari.”
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Pihak sekolah menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN-T serta menyatakan dukungannya terhadap berbagai program yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di Desa Kiarasari.
Melalui kegiatan ini, KKN-T INAIS Bogor Kelompok 3 menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program pengabdian yang berdampak, memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih mandiri melalui penguatan sektor pendidikan dan pemberdayaan ekonomi lokal.









